Nusantaratv.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan bantuan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencari jalan keluar mengakhiri perang Ukraina.
Tawaran tersebut disampaikan saat keduanya melakukan percakapan telepon selama hampir 90 menit pada Sabtu (4/7/2026), seperti dilaporkan Reuters.
Ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan pembicaraan berlangsung secara profesional dan konstruktif.
Menurutnya, Trump kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong penghentian konflik serta mencari solusi diplomatik atas perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.
"Presiden Amerika sekali lagi menegaskan kesiapannya untuk bekerja demi mengakhiri pertempuran secepat mungkin dan menemukan solusi atas krisis ini," ujar Ushakov.
Percakapan tersebut berlangsung menjelang keikutsertaan Trump dalam KTT NATO pekan depan di Turki.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengungkapkan dirinya telah berbicara langsung dengan Trump.
Melalui akun Telegram resminya, Zelensky menyebut percakapan itu berlangsung "sangat baik" dan membahas situasi di garis depan sepanjang sekitar 1.200 kilometer.
"Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika akan memiliki arti yang sangat penting," tulis Zelensky.
Dia juga mengonfirmasi telah sepakat dengan Trump untuk melanjutkan pembahasan dalam pertemuan NATO mendatang.
Baca Juga: Hadiri Nusantara Media Fest 2026, Qodari Sebut Padel Bukan Sekadar Olahraga, tapi Lifestyle
Rusia Tegaskan Solusi Harus Sesuai Kepentingannya
Dalam keterangannya, Ushakov menegaskan Rusia tetap menginginkan penyelesaian politik dan diplomatik, tetapi harus mempertimbangkan kepentingan mendasar Moskow.
Dia juga menuduh pemerintah Ukraina beserta negara-negara pendukungnya di Eropa berupaya memperpanjang konflik, termasuk melalui serangan terhadap wilayah Rusia yang berdampak pada fasilitas industri minyak dan pasokan bahan bakar.
Menurut Ushakov, Putin menyampaikan kepada Trump dimana pasukan Rusia terus mencatat kemajuan di medan perang.
Sementara itu, Rusia mengklaim telah menguasai kota strategis Kostiantynivka di wilayah Donetsk.
Namun, klaim tersebut dibantah oleh pemerintah Ukraina. Zelensky dan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menegaskan pasukan Kyiv masih mempertahankan kendali atas kota tersebut.
Moskow juga kembali menegaskan setiap kesepakatan damai harus mencakup penguasaan penuh Rusia atas wilayah Donbas. Ukraina menolak syarat tersebut.
Sebelumnya, Zelensky sempat mengusulkan pertemuan langsung dengan Putin, namun usulan itu ditolak Kremlin.
Utusan AS Siap Lanjutkan Misi Perdamaian
Ushakov mengatakan Trump juga menyampaikan utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan melanjutkan upaya mediasi dan siap kembali mengunjungi Moskow untuk membahas penyelesaian konflik.
Selain membahas perang Ukraina, kedua pemimpin juga menyinggung perkembangan situasi di Iran.
Putin berharap upaya diplomatik Amerika Serikat terkait konflik tersebut dapat menghasilkan solusi jangka panjang yang dapat diterima semua pihak.
Dalam kesempatan itu, Putin kembali mengundang Trump untuk berkunjung ke Moskow sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kedua negara.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh