Survei Cyrus Network: 64,5% Publik Nilai Program MBG Berjalan Baik dan Layak Dilanjutkan

Survei Cyrus Network: 64,5% Publik Nilai Program MBG Berjalan Baik dan Layak Dilanjutkan

Nusantaratv.com - 14 April 2026

Arsip - Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk disalurkan kepada penerima manfaat. ANTARA/HO-BGN/am. (Antara)
Arsip - Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk disalurkan kepada penerima manfaat. ANTARA/HO-BGN/am. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Cyrus Network mempublikasikan hasil survei opini publik yang tidak hanya membahas pelaksanaan mudik, tetapi juga menyoroti sejumlah isu lain, termasuk tingkat kepuasan masyarakat terhadap program makan bergizi gratis (MBG).

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 64,5 persen responden menilai bahwa program MBG telah berjalan dengan baik.

"Dari yang mengetahui, 64,5 persen mengatakan program ini sudah berjalan dengan baik," kata Peneliti Ahli Cyrus Network, Syahril Ilhami, dalam konferensi pers daring pada Selasa, 14 April 2026.

Selain itu, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program MBG tergolong sangat tinggi, mencapai 98,6 persen. Sementara itu, 54,4 persen responden mengaku telah merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

Syahril juga menyampaikan bahwa hasil survei menunjukkan adanya dukungan kuat terhadap kelanjutan program MBG. Sebanyak 65,4 persen masyarakat mendorong agar program ini diteruskan, dengan rincian 56 persen mendukung dan 9,4 persen sangat mendukung.

Masyarakat menilai program MBG memberikan berbagai manfaat, antara lain membantu pemenuhan gizi, meringankan beban ekonomi keluarga, serta mendukung kesehatan anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Selain itu, program ini juga dianggap berkontribusi terhadap pemerataan kesejahteraan, memberikan dampak jangka panjang bagi generasi muda, serta mendukung petani dan pelaku UMKM lokal.

Pekerja memasukkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam mobil untuk didistribusikan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Kementerian Keuangan hingga 9 Maret 202 (Antara)

Di sisi lain, terdapat 32,7 persen responden yang tidak mendukung program MBG. Alasan yang dikemukakan beragam, mulai dari pelaksanaan yang dinilai belum optimal, kualitas makanan yang diragukan, besarnya anggaran, hingga anggapan bahwa program belum tepat sasaran.

Survei juga mengungkap bahwa 70,6 persen masyarakat percaya program MBG dapat memberikan dampak ekonomi, sementara 66,4 persen yakin program ini mampu meningkatkan kesehatan generasi mendatang.

Meski demikian, sebanyak 45,6 persen responden mengusulkan agar program MBG tetap dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan dalam pelaksanaannya.

Survei Cyrus Network dilaksanakan pada 1–5 April 2026 dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka.

Responden merupakan penduduk Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan komposisi seimbang antara laki-laki dan perempuan (50%:50%). Total responden mencapai 1.260 orang yang tersebar secara proporsional di 126 desa atau kelurahan pada 38 provinsi.

Untuk menjaga kualitas data, dilakukan pengendalian mutu guna memastikan akurasi dan reliabilitas. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,82%.

Selain itu, proses verifikasi ulang dilakukan terhadap 40 persen responden oleh supervisor dan koordinator lapangan. Seluruh kuesioner juga diperiksa kesesuaiannya dengan standar operasional prosedur (SOP).

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close