Senyum Anak-anak Langkat Kembali Merekah Usai Terima Pendampingan Psikososial dari Menteri PPPA Pascabanjir

Senyum Anak-anak Langkat Kembali Merekah Usai Terima Pendampingan Psikososial dari Menteri PPPA Pascabanjir

Nusantaratv.com - 03 Januari 2026

Menteri PPPA Arifah Fauzi turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan dukungan psikososial serta bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)
Menteri PPPA Arifah Fauzi turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan dukungan psikososial serta bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Raut kebahagiaan tampak di wajah ratusan anak korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. 

Keceriaan itu hadir setelah mereka mengikuti kegiatan pendampingan psikososial yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, turun langsung meninjau kondisi anak-anak terdampak banjir sekaligus memberikan dukungan psikososial pada Sabtu, 3 Januari 2026. 

Kegiatan ini turut diikuti oleh Jurnalis Nusantara TV, Emir Hamzah dan Indarmawan Hadede, yang meliput rangkaian agenda menteri di Langkat dan Tapanuli Selatan.

Beragam aktivitas digelar untuk menghibur anak-anak, mulai dari bernyanyi, bermain bersama, hingga pertunjukan Kibo, boneka tangan yang sukses mengundang tawa dan membangkitkan semangat mereka di tengah situasi pascabencana.

Sebulan setelah banjir melanda sejumlah wilayah di Sumatera, pemerintah pusat terus mengintensifkan upaya pemulihan. Melalui Kementerian PPPA, pendampingan psikososial difokuskan pada anak-anak dan para ibu terdampak sebagai bagian dari pemulihan kondisi mental dan emosional korban bencana.

Selain mendapatkan hiburan, anak-anak juga menerima bantuan berupa alat tulis, buku gambar, papan ujian, serta perlengkapan edukatif lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan psikologis sekaligus mendukung kegiatan belajar mereka.

Salah seorang anak terdampak banjir, Azzam, mengaku senang menerima bantuan tersebut. "Senang sekali dapat buku, papan ujian, sama pewarna," ujarnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPPA atas perhatian yang diberikan. "Terima kasih ibu menteri sudah kasih kami peralatan tulis," katanya.

Azzam mengungkapkan, sekolahnya mengalami kerusakan akibat banjir dan berharap dapat kembali bersekolah.

"Sekolah hancur. Kami mau sekolah lagi, tolong bangun sekolah kami," ucapnya.

Menteri PPPA Arifah Fauzi turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan dukungan psikososial serta bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)

Ungkapan kebahagiaan serupa disampaikan Wulan, siswi kelas 2, yang datang bersama ibunya, Lilis.

"Ada buku gambar sama papan ujian," kata Wulan. Saat ditanya perasaannya, dia menjawab singkat, "Senang. Terima kasih, ibu."

Sementara itu, Lilis mengaku bersyukur meski masih merasakan kesedihan atas kondisi yang dialami keluarganya.

"Sedih, tapi kami bersyukur dengan keadaan ini," tuturnya. 

Dia menilai pendampingan psikososial sangat membantu anak-anak untuk kembali ceria. "Ini sangat membantu mereka," katanya.

Menteri PPPA Arifah Fauzi turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan dukungan psikososial serta bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)

Dia juga mengapresiasi kehadiran pemerintah di tengah situasi sulit yang dialami warga. "Terima kasih sudah hadir dan menghibur anak-anak kami," ujarnya.

Kegiatan pendampingan psikososial ini dilaksanakan di Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. 

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian dan perlindungan bagi anak-anak korban bencana, agar mereka dapat bangkit dan menatap masa depan dengan lebih optimistis.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close