Nusantaratv.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga pada kebiasaan ekonomi mereka.
Uang jajan yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat disimpan dan ditabung oleh para siswa untuk keperluan lainnya.
Para siswa nampak bahagia dengan hadirnya MBG. Dampak tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025).
Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG. (Foto: Tangkapan layar)
Salah satu siswi menyampaikan bahwa dia kini mampu menabung hingga Rp15 ribu per hari sejak mengikuti program MBG. Jawaban itu disampaikan Nanik kepada Wakil Menteri Kesehatan di hadapan siswa lain di dalam kelas.
Salah satu teman siswi yang bertempat tinggal di Kalideres mengaku dirinya juga bisa menabung usai hadirnya MBG tersebut.
Dalam suasana kelas tersebut, Nanik kemudian menghampiri siswi itu dan terjadi dialog singkat yang berlangsung emosional. Momen rangkulan antara Nanik dan siswi tersebut menciptakan suasana haru di tengah aktivitas belajar.
Pengalaman serupa juga disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta. Dia mengaku dapat menabung lebih besar sejak tidak perlu lagi membeli makan siang di sekolah.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh