Nusantaratv.com-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rencana mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) agar menjadi di bawah Kementerian Keuangan.
Purbaya mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait rencananya untuk mengambil alih PNM.
“Saya sudah lapor juga ke Pak Presiden, tapi belum diputuskan, ya. Dia bilang ya hitung saja kalau bagus kenapa tidak,” ucap Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.
Dalam hal ini, Purbaya mengaku telah berkoordinasi dengan CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.
Menurutnya sejauh ini proses perhitungan masih berlanjut.
“Kami sudah hitung terus dengan Pak Rosan apa langkah yang terbaik buat negara, buat penyaluran KUR dan kredit UMKM,” lanjutnya.
Sebelumnya Purbaya menjelaskan tujuan pengambil alih PNM untuk mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Saya sedang berdiskusi dengan Danantara untuk mengambil salah satu unitnya, saya tertarik sama PNM. Namun sampai sekarang belum dikasih sama Danantara. Jika nantinya disetujui, rencananya PNM akan saya gunakan sebagai penyalur KUR,” ucap Purbaya, Rabu 4 Februari 2026 lalu.
Purbaya menyebut alasan ketertarikan mengambil alih PNM lantaran masih ada pelaku UMKM yang belum mendapat akses KUR.
Dalam proses tersebut, Purbaya menyiapkan opsi skema tukar guling antara PT PNM dan PT Geo Dipa Energi.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh