Presiden Korsel Ajak Korut Akhiri Permusuhan dan Buka Dialog Damai, Omongan Prabowo Benar?

Presiden Korsel Ajak Korut Akhiri Permusuhan dan Buka Dialog Damai, Omongan Prabowo Benar?

Nusantaratv.com - 17 Agustus 2026

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjawab pertanyaan wartawan selama wawancara dengan Reuters di Kantor Kepresidenan di Seoul, Korea Selatan, 19 September 2025. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjawab pertanyaan wartawan selama wawancara dengan Reuters di Kantor Kepresidenan di Seoul, Korea Selatan, 19 September 2025. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung kembali menyerukan perdamaian di Semenanjung Korea dengan mengajak Korea Utara mengakhiri permusuhan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Seruan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Kemerdekaan Korea Selatan ke-81, di tengah hubungan kedua negara yang masih dibayangi ketegangan politik dan militer.

Dalam pidatonya, Lee menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mendorong terciptanya perdamaian yang lebih permanen di Semenanjung Korea.

Menurutnya, kondisi gencatan senjata yang berlaku sejak Perang Korea perlu diarahkan menuju tatanan yang lebih stabil melalui dialog dan kerja sama.

"Kami akan merintis jalan untuk mengakhiri perang dan mengubah situasi gencatan senjata yang tidak stabil di Semenanjung Korea ini menjadi sebuah tatanan perdamaian," kata Lee dalam pidato peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Korsel, Sabtu (15/8/2026).

Lee menilai langkah awal yang harus dilakukan adalah menghentikan saling ancam dan membuka kembali jalur komunikasi antar-Korea.

Dia menekankan bahwa dialog menjadi kunci untuk menyelesaikan status konflik yang hingga kini secara teknis belum berakhir sejak Perang Korea pada 1953.

"Mari kita tinggalkan niat untuk saling mengancam dan mulai melakukan dialog antar-Korea untuk mengakhiri perang yang sangat berlarut-larut ini. Dalam proses tersebut, cara-cara efektif untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir Korea Utara juga dapat dibahas,” ujar Lee.

Menurut Lee, perdamaian antara Korea Selatan dan Korea Utara tidak hanya penting bagi kedua negara, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas kawasan Asia Timur Laut.

Dia memandang terciptanya hubungan yang lebih harmonis dapat membuka peluang kerja sama ekonomi dan keamanan yang lebih luas, sekaligus mendukung visi kawasan yang bebas dari ancaman senjata nuklir.

Pemerintah Korea Selatan juga menegaskan keinginannya untuk mengubah hubungan yang selama ini diwarnai konfrontasi menjadi fondasi bagi kemakmuran bersama.

Lee menyatakan Seoul siap mengambil langkah aktif guna membangun kembali kepercayaan dan memperluas ruang dialog dengan Pyongyang.

Meski demikian, upaya tersebut menghadapi tantangan besar. Korea Utara berulang kali menegaskan tidak memiliki niat untuk meninggalkan program nuklirnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bahkan menyatakan bahwa status negaranya sebagai kekuatan nuklir tidak dapat diganggu gugat dan telah diperkuat melalui berbagai regulasi nasional.

Di tengah upaya Korea Selatan mendorong dialog, Indonesia berpotensi memiliki peran dalam menjembatani komunikasi kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden Lee Jae Myung pernah meminta Indonesia membantu membuka jalur dialog dengan Korea Utara saat kunjungan kenegaraan di Seoul.

"Presiden minta kepada saya, ‘Bisa tidak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog?’. Saya bilang, ‘Saya dengan hormat, dengan rela, kalau Yang Mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini mengedepankan diplomasi damai dan pendekatan nonblok.

Prabowo juga pernah mencontohkan Semenanjung Korea sebagai kawasan yang mampu menjaga stabilitas melalui mekanisme gencatan senjata meski konflik belum berakhir secara resmi.

Menurutnya, dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik untuk meredakan ketegangan serta menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close