Nusantaratv.com - Pada program NUSANTARA ECONOMIC UPDATES, Nusantara TV episode Senin (24/8/2026) pukul 09.30-10.30 WIB yang menghadirkan Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, yang dipandu host Maria Anneike, dibahas strategi Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di tengah tekanan fiskal daerah. Pembahasan juga menyoroti pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, energi, investasi, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas.
Vickner mengatakan, kondisi perekonomian Dairi menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut Dairi yang sebelumnya berada di peringkat ke-28 di Sumatera Utara kini masuk lima besar dalam sejumlah indikator evaluasi pemerintah daerah. Bahkan, tingkat pengangguran Dairi disebut berada dalam tiga besar penurunan di Sumatera.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Dairi pada semester I 2026 berada di kisaran 4 persen hingga mendekati 5 persen. Pemerintah daerah berupaya menjaga tren tersebut dengan mengoptimalkan potensi lokal sekaligus menarik dukungan dari berbagai pihak di luar pemerintah.
Vickner mencontohkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dairi yang berada di kisaran Rp109 miliar mampu menjadi pijakan untuk menarik pembiayaan dan investasi hingga sekitar Rp1,7 triliun dari kementerian, sektor swasta, serta lembaga swadaya masyarakat. Strategi tersebut dinilai penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Ia menilai keterbatasan fiskal tidak boleh membuat pemerintah daerah berhenti bergerak. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dairi mendorong gotong royong, kesetiakawanan sosial, serta gerakan merawat lingkungan sebagai bagian dari strategi pembangunan.
Salah satu program yang dijalankan adalah penanaman sejuta pohon. Dalam setahun terakhir, sekitar 134.000 pohon telah ditanam. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga lingkungan, tetapi juga membuka aktivitas ekonomi baru melalui pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan yang melibatkan masyarakat setempat.
Sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu penopang utama ekonomi Dairi. Pemerintah daerah juga berupaya mengembalikan fungsi lahan pertanian yang sebelumnya beralih menjadi kebun jagung akibat persoalan irigasi.
Selain itu, komoditas kopi menjadi salah satu potensi yang kembali dikembangkan. Vickner menyebut terdapat perusahaan global yang mulai mengembangkan perkebunan kopi seluas sekitar 300 hektare di Dairi. Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan kopi dari pembibitan hingga pelatihan barista dengan menggandeng berbagai mitra.
Kemitraan tersebut mencakup dukungan teknologi, pemantauan cuaca bagi petani, hingga perlindungan terhadap risiko gagal panen. Menurut Vickner, keterlibatan mitra global menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Di luar sektor pertanian, energi juga menjadi sektor yang tengah dikembangkan. Dairi saat ini disebut mampu memproduksi sekitar 80 persen lebih banyak listrik dibandingkan kebutuhan daerahnya. Pemerintah daerah berupaya memanfaatkan potensi tersebut sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi dalam beberapa tahun mendatang.
Pembangunan infrastruktur pendukung energi juga disebut telah memberikan dampak terhadap konektivitas antarwilayah. Salah satu proyek yang dikembangkan di sekitar Sidikalang menghubungkan tiga kecamatan sehingga waktu tempuh yang sebelumnya sekitar 90 menit dapat dipangkas menjadi sekitar 30 menit. Kondisi tersebut diharapkan menekan biaya distribusi dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Dairi juga memberi perhatian terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas. Vickner menyebut sekitar 70 persen penyandang disabilitas di Dairi saat ini telah bekerja melalui berbagai program pemberdayaan yang didukung pemerintah pusat.
Program tersebut diarahkan agar penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat memiliki penghasilan dan berkontribusi dalam perekonomian. Sejumlah kegiatan yang dikembangkan antara lain usaha pangkas rambut, pembuatan kue, serta keterampilan lainnya.
Vickner berharap hingga akhir 2026 seluruh penyandang disabilitas di Dairi dapat memiliki pekerjaan. Dalam jangka panjang, mereka juga diharapkan mampu berkembang menjadi pelaku ekonomi yang mandiri, bahkan menjadi pembayar pajak.
Strategi pembangunan tersebut berjalan di tengah kebijakan pemerintah pusat yang mencairkan bantuan Rp18,9 triliun bagi 546 pemerintah daerah yang mengalami tekanan fiskal. Dana tersebut ditujukan untuk menjaga kemampuan daerah membiayai belanja pegawai dan keberlanjutan pelayanan publik.
Bagi Dairi, kebijakan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Dairi berupaya menjadikan keterbatasan anggaran sebagai dorongan untuk mencari sumber pertumbuhan baru melalui investasi, pengelolaan aset, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi daerah.
Selengkapnya program NUSANTARA ECONOMIC UPDATES, Nusantara TV episode Senin (24/8/2026) pukul 09.30-10.30 WIB dapat Anda saksikan di video di bawah ini:




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh