Nusantaratv.com-Meredanya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah membawa sedikit kelegaan bagi perekonomian global yang sebelumnya dibayangi ketidakpastian. Di tengah situasi tersebut, Presiden Komisaris NT Corp, Nurdin Tampubolon, menilai Indonesia perlu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fondasi ekonomi dalam negeri, khususnya melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif.
Hal itu disampaikannya dalam program NTV Prime di Nusantara TV, Kamis, 9 April 2026, dalam dialog bertema 'Perang Mereda, ke Mana Arah Ekonomi Kita?'.
Menurut Nurdin, meski konflik global mulai menunjukkan tanda mereda, potensi gejolak tetap ada dan bisa berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk di Indonesia. Karena itu, penguatan faktor internal menjadi kunci utama agar ekonomi nasional tetap tangguh menghadapi berbagai dinamika eksternal.
Salah satu aspek yang paling krusial, kata dia, adalah penegakan hukum yang konsisten untuk menciptakan kepastian bagi dunia usaha.
“Untuk itu Indonesia harus membangun sumber daya lokal mulai dari law enforcement, supaya kepastian hukum terjadi. Hal-hal yang bisa mencederai program-program yang sedang dijalankan harus dihindari. Kalau perlu, kita mencontoh negara-negara yang sudah maju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, iklim usaha yang sehat tidak hanya ditentukan oleh regulasi semata, tetapi juga oleh stabilitas di lapangan, ketersediaan infrastruktur, hingga arah pembangunan ekonomi nasional yang berbasis pada kekuatan domestik.
“Bagaimana iklim usaha yang kondusif? Semua harus dilihat, mulai dari peraturannya, kemudian infrastrukturnya, dan juga bagaimana pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal kita,” kata Nurdin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal harus berjalan beriringan dengan penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam rantai ekonomi global.
“Apabila ini sudah berkembang dengan baik, kemudian kita membangun teknologi sendiri dan membangun sumber daya manusia yang berdaya saing dengan sumber daya manusia di dunia seperti negara-negara maju, kita bisa akan lebih maju karena sumber daya alam kita sangat melimpah,” jelasnya.
Nurdin menilai Indonesia memiliki keunggulan besar dari sisi sumber daya alam, baik di sektor pangan, energi, maupun pertambangan. Namun, potensi tersebut hanya akan memberikan dampak maksimal jika didukung oleh iklim usaha yang benar-benar kondusif.
“Kita fokus di sana dengan iklim yang kondusif tadi. Bagaimana law enforcement-nya benar-benar bisa menjaga dan membuat aturan-aturan yang bisa meningkatkan pendapatan negara, masyarakat, serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dengan meredanya konflik global, ia pun mengingatkan agar Indonesia tidak lengah, melainkan justru mempercepat pembenahan di dalam negeri agar mampu menghadapi kemungkinan gejolak berikutnya dengan lebih siap dan kuat.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh