Nusantaratv.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, turun langsung meninjau kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sabtu (3/1/2026).
Kehadiran Menteri PPPA tersebut menjadi bentuk nyata perhatian dan kepedulian pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan psikososial anak-anak dan perempuan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Jurnalis Nusantara TV Emir Hamzah dan Indarmawan Hadede turut mengikuti rangkaian kegiatan Menteri PPPA selama kunjungan kerja di Kabupaten Langkat dan Tapanuli Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mendatangi lokasi trauma healing yang dipusatkan di Masjid Nurul Ikhwana. Masjid tersebut menjadi tempat berkumpul ratusan anak yang terdampak banjir.
Menteri PPPA didampingi Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, menyapa langsung anak-anak dan kaum perempuan.
Kegiatan trauma healing diisi dengan bernyanyi bersama serta pertunjukan boneka tangan "Si Kribo" yang dibawakan oleh Kak Indri, guna menciptakan rasa aman, keceriaan, dan semangat bagi anak-anak korban bencana.
Baca Juga: Awal Tahun 2026, Menteri PPPA Arifah Fauzi Dampingi Langsung Anak Korban Banjir di Langkat
Mewakili Bupati Langkat, Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kunjungan Menteri PPPA.
Dia menilai kehadiran tersebut memberikan dorongan moral dan semangat bagi anak-anak maupun masyarakat yang terdampak banjir.
Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya bersifat sementara, tetapi merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan agar anak-anak tetap bahagia dan bersemangat dalam proses pemulihan.
"Anak-anak adalah generasi masa depan Indonesia. Mereka harus terus didukung agar rajin belajar dan berani bermimpi untuk meraih cita-cita," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PPPA juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan telepon genggam.
Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak bijak dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak.
Dia juga menyinggung perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan anak melalui berbagai program, seperti pemberian makanan bergizi dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain itu, Menteri PPPA bersama Wakil Bupati Langkat menyerahkan bantuan berupa paket sembako, alat tulis, bingkisan makanan, serta kebutuhan lainnya kepada anak-anak dan warga terdampak banjir.
Pemerintah Kabupaten Langkat juga menyalurkan bantuan kidsware sebanyak 40 paket. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap proses pemulihan psikologis anak-anak pascabencana dapat berjalan optimal, sehingga mereka kembali tumbuh ceria, sehat, dan optimistis menatap masa depan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh