Nusantaratv.com-Lebih dari 80 merek dan kreator Indonesia akan tampil dalam ajang MASA Singapore 2026, sebuah pameran budaya dan industri kreatif yang berlangsung di Singapura mulai 2 Juli hingga 10 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar di dua lokasi utama, yakni Takashimaya Shopping Centre dan Gardens by the Bay, dengan menampilkan karya dari sektor fesyen, desain, seni, musik, kuliner, hingga perhotelan.
Mengusung tema "A Sight into the Golden Indonesia Era", MASA menghadirkan Indonesia sebagai ekosistem kreatif yang terus berkembang melalui inovasi, keterampilan, dan semangat gotong royong. Penyelenggara menilai Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan budaya, tetapi juga kemampuan untuk mengembangkan budaya tersebut menjadi karya-karya kontemporer yang relevan di tingkat global.
Di Takashimaya Shopping Centre, pengunjung akan disuguhi pameran multidisipliner yang mempertemukan label fesyen, desainer, arsitek, seniman, pelaku kuliner, merek perhotelan, hingga musisi Indonesia. Sementara itu, Gardens by the Bay akan menjadi lokasi penyelenggaraan Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza, yang mengangkat kekayaan flora, arsitektur tradisional, kerajinan, hingga fauna Nusantara dalam sebuah pengalaman budaya yang imersif.
Tim MASA menyebut pameran tersebut dirancang untuk memperlihatkan Indonesia sebagai negara yang terus bergerak maju tanpa meninggalkan identitas budayanya.
"MASA merupakan cerminan Indonesia saat ini. Kami ingin menampilkan Indonesia bukan sekadar sebagai destinasi atau kumpulan simbol budaya, melainkan sebagai ekosistem yang hidup, tempat para kreator, pemikir, pembuat karya, dan komunitas bersama-sama membentuk masa depan," kata Heliandi Fajar Saputra dari Tim MASA.
Selain dua pameran utama, penyelenggara juga menyiapkan berbagai agenda pendukung seperti MASA Sound yang menghadirkan musisi Indonesia dan regional, pameran seni rupa, hingga pengalaman kuliner dan perhotelan yang menampilkan cita rasa khas Indonesia.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai penyelenggaraan MASA menjadi langkah penting untuk memperluas eksistensi industri kreatif Indonesia di tingkat internasional.
""MASA menjadi babak baru yang berani bagi kreativitas Indonesia di panggung global. Berbekal warisan budaya dan semangat kolaboratif gotong royong, kita bergerak dari talenta individu menuju dampak kolektif. Singapura menjadi gerbang kita, dan dengan dukungan luar biasa dari para pemangku kepentingan, kita siap mengubah inspirasi lokal menjadi sebuah gerakan global," ujarnya.
Pendiri Calla, Yeri Afriyani, mengatakan MASA menjadi ruang yang mempertemukan para kreator, komunitas, dan berbagai gagasan untuk membangun kolaborasi baru.
"MASA merayakan Indonesia yang kami cintai: penuh semangat, rasa ingin tahu, kreatif, dan terus berkembang. Ini adalah ruang tempat para kreator, komunitas, dan berbagai gagasan bertemu untuk membangun koneksi yang bermakna serta membentuk langkah ke depan," paparnya.
Ajang ini juga mendapat dukungan dari Astra bersama sejumlah mitra pemerintah dan swasta, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif, BCA, CFX, LPS, AMMAN, InJourney, Tiket.com, Vidio, Wonderful Indonesia, Citilink, Garuda Indonesia, MAIKA, Museum of Toys, Nusaé, TALE X, dan ZigZag.
Rangkaian MASA Singapore 2026 dimulai dengan penyelenggaraan marketplace Indonesia di Takashimaya pada 2–5 Juli 2026, dilanjutkan Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli–10 Agustus 2026, serta berbagai pameran seni, pertunjukan musik, dan kegiatan budaya lainnya sepanjang Juli hingga Agustus.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh