Nusantaratv.com-Sebuah unggahan yang beredar di media sosial Facebook menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto disertai narasi yang menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Hari Raya Idulfitri.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Presiden Prabowo akan secara resmi menghentikan program MBG setelah perayaan Idulfitri.
Informasi tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet.
“Persiden prabowo akan Menghentikan makanan bergisi/MBG secara resmi setelah hari raya idul fitri”
Namun, benarkah Prabowo akan menghentikan program MBG setelah Idulfitri?
Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang menyebut program MBG akan dihentikan usai Idulfitri atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Unggahan yang menarasikan Prabowo akan hentikan MBG setelah Idulfitri. Faktanya, BGN membantah isu tersebut. (Facebook) (Antara)
BGN memastikan bahwa program peningkatan gizi nasional tersebut tetap dilanjutkan dan bahkan akan diperluas jangkauannya.
"Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar," ujar Dadan, dikutip dari Antara.
Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan ataupun arahan yang menyatakan penghentian program MBG setelah Idulfitri.
Ia juga menyebut informasi yang beredar di sejumlah platform digital tersebut bukan berasal dari pernyataan resmi pemerintah.
Menurut Dadan, setelah Idulfitri program MBG justru akan memasuki tahap perluasan layanan.
Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga mencapai sekitar 25 ribu unit yang akan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis setelah Idulfitri merupakan informasi yang tidak benar atau keliru.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh