BPJS Kesehatan: Keberhasilan Program JKN Bergantung pada Dukungan Semua Pihak

BPJS Kesehatan: Keberhasilan Program JKN Bergantung pada Dukungan Semua Pihak

Nusantaratv.com - 19 Juni 2026

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari (kedua kiri), Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan Mokhamad Cucu Zakaria (kiri), Bupati Minahasa Robby Dondokambey (kedua kanan) dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (kanan) foto bersama usai peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. (Antara)
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari (kedua kiri), Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan Mokhamad Cucu Zakaria (kiri), Bupati Minahasa Robby Dondokambey (kedua kanan) dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (kanan) foto bersama usai peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program strategis nasional yang keberhasilannya tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

"Keberhasilan Program JKN adalah hasil kolaborasi aktif seluruh stakeholder yang terlibat dalam ekosistem JKN," kata Vetty Yulianty Permanasari saat peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Vetty, kesuksesan penyelenggaraan JKN merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, BPJS Kesehatan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.

Ia menjelaskan bahwa sejak 2023 BPJS Kesehatan telah menjalankan transformasi mutu layanan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Program JKN. Salah satu pilar utama dalam transformasi tersebut adalah penerapan tata nilai INISIATIF yang mencakup Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif.

“Tata nilai INISIATIF tidak hanya diterapkan di lingkungan internal BPJS Kesehatan, tetapi juga perlu dukungan dan dijalankan oleh seluruh ekosistem JKN. Melalui Taman Budaya BPJS Kesehatan ini, kami ingin membangun awareness masyarakat terhadap nilai-nilai tersebut sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas layanan dan penguatan citra Program JKN,” kata Vetty.

Program eksternalisasi nilai-nilai INISIATIF dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya dengan pembangunan Taman Budaya BPJS Kesehatan yang difungsikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi dan tujuan di antara seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan JKN.

Vetty juga mengungkapkan capaian kepesertaan JKN yang terus meningkat hingga saat ini.

"Perlu diketahui, per 1 Juni 2026 jumlah kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa, atau lebih dari 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Di samping itu, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama di seluruh Indonesia," tambah Vetty.

Dalam kesempatan tersebut, Vetty menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang telah mendukung penyediaan lokasi pembangunan Taman Budaya BPJS Kesehatan di kawasan Taman God Bless.

Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas Program JKN.

"Melalui peresmian Taman Budaya BPJS Kesehatan ini, harapannya semangat integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif dapat semakin dikenal dan diterapkan oleh seluruh mitra BPJS Kesehatan," katanya menambahkan, dikutip dari Antara.

Menurut Vetty, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem JKN menjadi faktor penting untuk mewujudkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menilai kehadiran Taman Budaya BPJS Kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah.

Ia mengatakan taman tersebut tidak hanya memperindah ruang publik, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang menanamkan nilai-nilai positif kepada masyarakat.

“Nilai-nilai integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif yang diusung tidak hanya menjadi landasan dalam penyelenggaraan layanan JKN, tetapi juga dapat menjadi semangat bersama dalam membangun masyarakat Minahasa yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujar Robby.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close